Sejarah Pasar Modal di Indonesia
Pasar modal di Indonesia memiliki sejarah yang panjang, bahkan sebelum negara ini merdeka. Keberadaan pasar modal atau bursa efek dimulai sejak zaman kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1912 di Batavia. Pada masa itu, pemerintah Hindia Belanda mendirikan pasar modal untuk mendukung kepentingan pemerintah kolonial dan VOC.
Meskipun pasar modal telah ada sejak 1912, perkembangan dan pertumbuhannya tidak selalu berjalan mulus. Beberapa periode mengalami kevakuman, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti Perang Dunia I dan II, transisi kekuasaan dari pemerintah kolonial ke Republik Indonesia, serta kondisi lain yang menghambat operasional bursa efek.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berfungsi sebagai Self Regulatory Organization (SRO) yang menyediakan infrastruktur untuk memastikan perdagangan efek berlangsung secara teratur, adil, dan efisien. Kami berkomitmen untuk menjadi bursa efek yang kompetitif dengan kredibilitas kelas dunia. Kami menyadari bahwa sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting untuk mencapai visi ini dan mendukung inklusi pasar modal di Indonesia.
Lowongan Kerja di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) - IDXternship Q4 2025
Kami membuka kesempatan magang bagi para mahasiswa melalui program IDXternship dengan beberapa posisi sebagai berikut:
1. Administration KP
Membantu tugas administrasi kantor, termasuk laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan surat-menyurat.
2. Digital Content Creator
Mengelola media sosial (Instagram & TikTok) dan membuat konten edukasi untuk keperluan platform tersebut.
3. Event Organizer
Merencanakan dan melaksanakan event edukasi di pasar modal, serta membantu persiapan dan pelaksanaan acara.
4. Maintenance Galeri Investasi
Mengoptimalkan dan memonitor aktivitas Galeri Investasi BEI Jawa Tengah 1 melalui sistem RDIS.
Syarat dan Ketentuan
Manfaat
Dengan penulisan yang lebih terstruktur dan gaya bahasa yang lebih familiar, diharapkan informasi ini lebih mudah dipahami dan menarik bagi pembaca.